ADVOKAT DITUSUK SAAT MENOLAK PENARIKAN PAKSA: Premanisme Debt Collector Harus Dihentikan Sekarang!

waktu baca 2 menit
Selasa, 24 Feb 2026 23:35 39 Candra san

Tangerang-Infokasus.com-Peristiwa brutal terjadi di Karawaci Tangerang  Seorang advokat, Bastian Sori, ditusuk oleh sekelompok debt collector saat menolak penarikan mobil secara paksa.

Pelaku datang ke rumah korban, memaksa masuk ke pekarangan, lalu hendak membawa kendaraan tanpa prosedur hukum yang sah Korban menolak, karena ia tahu hukum Dan karena korban paham hukum ia justru ditusuk.

Ini bukan lagi soal utang piutang Ini adalah aksi kekerasan, intimidasi, dan premanisme yang terang-terangan.

Tidak ada satu pun aturan hukum di negeri ini yang membenarkan: Masuk ke pekarangan orang tanpa izin Mengambil kendaraan tanpa putusan atau prosedur yang sah Melukai orang hanya karena menolak.

Kalau ini dibiarkan maka yang berlaku bukan lagi hukum, tapi hukum rimba.

Debt collector bukan aparat negara. Mereka tidak punya kewenangan paksa. Mereka tidak berhak merampas Apalagi melakukan kekerasan.

Setiap tindakan di luar prosedur adalah tindak pidana.

Kami mendesak aparat penegak hukum: Tangkap seluruh pelaku tanpa kompromi. Usut siapa yang menyuruh dan perusahaan pembiayaan di belakangnya Hentikan praktik “mata elang” yang selama ini meresahkan masyarakat.

Kepada masyarakat: Jangan takut. Jangan tunduk pada intimidasi. Pahami hak hukum Anda Jika menghadapi debt collector: Rekam. Kumpulkan bukti. Laporkan Lawan dengan hukum, bukan dengan emosi.

Hari ini seorang advokat ditusuk Besok bisa siapa saja Negara harus hadir. Hukum harus ditegakkan Premanisme harus dihentikan sekarang juga.

#lawanpremanisme #bubarkandcilegal #advokatbersatu #bubarkanmatel #awodumar

(Candra)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA